"Why I want to marry you, because you need me!"
Masih terngiang perkataan lelaki berhidung mancung itu saat kami bertemu secara maya, sebelas tahun lalu.
Mata hijau abunya menatapku dengan sungguh-sungguh.
Aku tertegun. Biasanya yang ku dengar selama ini darı orang lain adalah kata "I need you".
Tapi lelaki ini berkata "You need me."
Kata-kata yang terdengar seperti sama tapi punya makna yang sangat berdeda menurutku.
"Kamu berjuang sendirian. Berkendara motor sepanjang hari, kepanasan, kehujanan. İbu sudah tak ada, ayah juga sudah tak ada. Tak ada tempat kamu mengadu. Kamu butuh aku." Dia menegaskan lagi ucapannya.
Aku faham makna 'you need me' itu adalah bukan hanya sekedar 'kamu butuh aku', tapi bermakna lebih darı itu. Dia sedang meyakinkan aku bahwa dia akan ada untuk aku, dan dia siap untuk jadi pelindungku.
Itulah salah satu hal yang meyakinkan aku untuk menerima dia menjadi pasangan hidup, selain pertimbangan lain pastinya. Dan terbukti, alhamdulillah masya Allah